Ketika anda sedang membaca ini, hutan di Kalimantan - Indonesia sedang dibabat untuk perkebunan kelapa sawit. Tanpa hutan, orangutan adalah gelandangan yang kelaparan dan menyedihkan. Orangutan dewasa diburu karena dianggap hama yang merugikan. Ribuan orangutan telah tewas terbunuh. Yang selamat mungkin harus menjalani seluruh sisa hidupnya di kandang yang sempit, buruk, kelaparan, kehausan, kepanasan dan kehujanan. Bantu kami menyelamatkan mereka!
Dua hari setelah sebuah workshop fotografi di COP School Jakarta, COP Orangufriends kembali mengadakan workshop serupa di Mess 56 di Yogyakarta pada tanggal 26 Agustus 2010. Ada dua puluh peserta berpartisipasi dalam workshop fotografi tersebut, yang menampilkan Akik dan Bismo - fotografer profesional dari Mess 56, sebuah komunitas fotografer professional di Jogja. Selain Mess 56, COP Orangufriends juga dibantu oleh Animal Friends of Jogja (AFJ) selama penyelenggaraan workshop tersebut. Lokakarya fotografi tersebut cukup berhasil menarik perhatian peserta, ditandai dengan banyaknya pertanyaan tentang materi workshop dan kiprah COP selama ini. Banyak pula dari mereka yang menyatakan ketertarikannya menjadi sukarelawan dan mendukung kegiatan COP melindungi orangutan dan habitatnya di Indonesia. Salah satunya, Gabriele, seorang mahasiswi dari Universitas Negeri Yogyakarta. Ia berbagi tentang keprhatinanya terhadap hutan di sekitar kota kelahirannya, Bontang di Kalimantan Timur. Ia menuturkan bahwa orangutan mudah sekali ditemukan dan mudah selalu terlihat di tepi hutan di sekitar Bontang ketika dia ...
Hari ini hujan deras, sungai meluap dan banjir lagi. Kali ini yang ke 21 dalam tahun 2010. Jadi, rata - rata setiap 10 hari lagi, masyarakat Dayak Kayaan di sekitar hutan Mendalam di Kapuas Hulu harus direndam banjir. Wajar kiranya bila masyarakat meminta kepada Kementerian Kehutanan untuk mencabut ijin pembabatan hutan PT. Toras Banua Sukses. Wajar pula mereka menjadi sangat marah kepada Menteri Kehutanan karena merasa diabaikan. “Mungkin kami hanya dianggap sebagai monyet. Kalau hujan banjir bisa tinggal dia atas pohon saja,” kata Bantulah masyarakat desa Mendalam. Ini juga akan membantu orangutan. Hutan di Kapuas hulu adalah sumber penghidupan masyarakat setemoat dan juga orangutan. Surat protes ke Menteri Kehutanan dapat diunduh dari: http://www.rainforest-rescue.org/protestaktion.php?id=610 COP bekerja mendampingi masyarakat adat Dayak Kayaan untuk melindungi hutan Mendalam dan habitat orangutan di Kapuas Hulu - Kalimantan Barat. ...
Kami adalah sebuah kelompok aksi yang langsung turun kelapangan yang memiliki misi untuk mengakhiri penghancuran habita orangutan serta kekejaman terhadap orangutan. Kami melakukan investigasi, mendokumentasikan dan menentang kejahatan kehutanan yang dilakukan oleh pemerintah serta korporasi korporasi minyak sawit.
Dengan cara melakukan penyelamatan yang aman, COP memastikan kelangsungan hidup orangutan akan berjalan seiring dengan kelangsungan hidup masyarakat setempat. Kami juga berusaha meningkatkan kesejahteraan orangutan tangkapan dan menolong mereka agar terhindar dari perdagangan ataupun perlakuan yang tidak manusiawi. Dukung kami, mari ciptakan perubahan!
Mobile Education Unit
[July 13] Orangufriends Work
[June 7] FKY Yogyakarta
[June 1] Wild trip
[May 24] Dare To Care
[Feb 11] A Night with Orangutans
Untitled Document
Sponsored by:
Untitled Document
Centre for Orangutan Protection Wisma Metropolitan II, 6th Floor,
Jalan Jendral Sudirman 29 - 31 Jakarta 12920 INDONESIA
Phone and Fax +
62217266718
email orangutan[at]indosat.net.id| raseco.blogspot.com